Home / berita umum / 2 Santri di Bandung Difteri, 268 Penghuni Ponpes Diberi Antibiotik

2 Santri di Bandung Difteri, 268 Penghuni Ponpes Diberi Antibiotik

2 Santri di Bandung Difteri, 268 Penghuni Ponpes Diberi Antibiotik – Dua santri di satu diantaranya pesantren di Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, positif terjangkit virus difteri. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bandung langsung sebagai obat semuanya penghuni pondok pesantren itu.

Kadinkes Kabupaten Bandung Grace Mediana mengatakan pihaknya memperoleh laporan peristiwa dua santri wanita terkena difteri pada Agustus 2018. ” Santri berinisial R (16) mengerang sakit tenggorokan, dibawa ke dokter swasta, senantiasa ke rumah sakit daerah. Dikira suspect terus dirujuk ke RSHS Bandung serta dinyatakan positif difteri, ” kata Grace terhadap wartawan di kantor Dinkes Kabupaten Bandung, Jumat (24/8/2018).

Santri yang lain, inisial S (16), rasakan tanda-tanda sama. Demikian didapati positif, petugas di lapangan langsung turun sebagai obat santri yang lain yg berada pada pesantren itu.

” Berikan penyembuhan buat akan memutus mata rantai virus itu biar tak meluas, satu diantaranya melalui langkah diisolasi, ” pungkasnya.

Menurut Grace, semuanya penghuni pondok pesantren mesti ikuti petunjuk dari dokter ialah minum obat hingga bakterinya mati. Tidak hanya santri, keluarga santri yg positif terkena virus itu juga dikasihkan antibiotik

” Sudahlah tidak diisolasi, saat ini aman. Kami terus memantau, oleh karena ada posko demikian ada aduan cepat ditanggulangi. Kami juga berikan surat edaran ke puskesmas di semuanya kecamatan, walaupun Kabupaten Bandung tak masuk ORI (outbreak response immunization), ” paparnya.

Usaha Dinkes Kabupaten Bandung menghindar penyebaran virus difteri ialah sebagai obat santri yg mendiami satu kobong (area), jumlah 42 orang. Sesudah itu santri yang lain dapatkan penyembuhan yg sama.

” Kan yg kontak langsung satu kobang. Senantiasa seluruhnya penghuni pondok pesantren dikasih penyembuhan buat akan memutus mata rantai, ada sejumlah 268 orang santri serta pengelola pesantren, ” kata Grace.

Dia memaparkan situasi paling akhir dua santri yg terkena virus difteri masihlah dalam perlakuan di RSHS. ” Buat sekarang sebab udah usai inkubasinya, situasi santri yang lain sehat. Kita tunggu satu Minggu (ke depan) buat kewaspadaan. Kita terus siaga, ” ujarnya.

Dinkes Kabupaten Bandung mengimbau terhadap warga yg alami sakit menelan serta tenggorokan diikuti demam biar ke dokter. ” Lekas berobat ke puskesmas, buat berikan ketahanan badan konsumsilah makanan yg bergizi, dan ada pelindung diri dari debu dan seterusnya. Juga basuh tangan dengan sabun sebelum makan, ” ujar Grace.

About admin