Home / Uncategorized / Banjir Serta Longsor Akibatkan Puluhan Rumah Warga Buleleng Rusak

Banjir Serta Longsor Akibatkan Puluhan Rumah Warga Buleleng Rusak

Banjir Serta Longsor Akibatkan Puluhan Rumah Warga Buleleng Rusak – Sesudah Jembrana serta Denpasar, saat ini giliran Kabupaten Buleleng diterjang banjir bandang serta tanah longsor. BPBD Buleleng mendata ada 13 titik bencana tanah longsor serta banjir berlangsung di kabupaten paling utara pulau Bali.sor

Akibat peristiwa ini jalan penghubung antarkabupaten terputus. Seperti jalur paling utama dari Denpasar menuju Buleleng di Desa Gitgit, tubuh jalan tertutupi bebatuan serta pohon jatuh akibatnya tebing longsor.

Termasuk jalan paling utama Tabanan-Buleleng lewat jalur Munduk. Kendaraan sangat terpaksa mesti balik arah berkat separuh tubuh jalan amblas.

Bencana terparah berlangsung di Desa Dencarik serta Desa Kali Anget, dimana beberapa ratus tempat tinggal warga terdampak banjir bandang.

Menurut pembicaraan warga, air mulai meninggi udah berlangsung mulai sejak jam 22. 30 WITA. Hanya berselang lebih dari satu menit saja volume air seperti aliran sungai sangat cepat datang dibarengi dengan lebih dari satu bebatuan serta batangan pohon.

Banjit bandang berlangsung di perkirakan akibatnya meluapnya air Sungai Tanpekan. Dari beberapa ratus tempat tinggal yang terendam air, diberitakan lebih dari 21 tempat tinggal alami rusaknya.

” Begitu air mulai meninggi serta masuk tempat tinggal, banyak warga segera mengungsi. Karna udah pengalaman terlebih dulu tiap-tiap hujan deras sepanjang satu hari tanpa ada henti, air sungai peluang meluap. Ternyata benar, syukurlah kami udah mengungsi. Rumah kami terbenam pak, air didalam tempat tinggal setinggi nyaris 2 mtr., ” papar salah seseorang warga Buleleng Ketut Budiarta (37) , Rabu (24/1) .

Berdasar pada pantauan di area, nyaris semua tempat tinggal yang ada pada bantaran sungai Tanpekan dihantam banjir bandang. Lumpur-lumpur penuhi lantai serta halaman tempat tinggal warga. Sekitaran jam 10. 00 WITA air mulai surut serta warga bergotong royong bersihkan dibantu anggota TNI serta polisi.

Tidak cuma beberapa ratus tempat tinggal yang terendam, satu mobil yang parkir di tepi sungai punya Putu Mastika (37) setempat hampir tenggelam.

” Awalannya tengah kerja dihubungi tetangga tuturnya tempat tinggal terendam. Saya segera nerobos jembatan yang udah penuh air. Hingga sepinggang jadi airnya. Bahkan juga mobil saya hampir tenggelam. Tapi untung masih tetap tertahan pohon bambu, ” kata Mastika.

Sesaat Kepala Desa Dencarik, Putu Budiasa menyampaikan, sampai sekarang pihaknya masih tetap menginventarisir jumlah rusaknya yang berlangsung. Meski sangat ia mengira-ngira jumlah tempat tinggal yang terdampak banjir bandang menjangkau beberapa ratus unit, juga beberapa puluh hektar sawah serta tanaman anggur juga turut terendam.

” Curah hujannya tinggi, diluar itu dari hulu air banyak menghanyutkan kayu serta lumpur. Rusaknya belum pula kami dapat yakinkan jumlah kerugian, ” kata Budiasa.

Dikatakannya, ada 15 KK sangat terpaksa diungsikan berkat tempat tinggalnya ada di tempat riskan serta alami rusak kronis.

” Ini banjirnya paling kronis. Hingga saat ini udah 3x terkena, tapi yang saat ini paling banyak tempat tinggalnya jadi korban, ” terang Budiasa.

About admin