Home / berita umum / Bejat! Remaja SMP di Surabaya Diperkosa oleh Lima Pria Secara Bergilir

Bejat! Remaja SMP di Surabaya Diperkosa oleh Lima Pria Secara Bergilir

Bejat! Remaja SMP di Surabaya Diperkosa oleh Lima Pria Secara Bergilir – Seseorang remaja SMP berubah menjadi korban pemerkosaan. Seusai dicekoki minuman keras, korban diperkosa oleh lima pemeran lewat cara bergilir.

Kanit Perlindungan Wanita serta Anak (PPA) Polrestabes Surabaya AKP Ruth Yeni menjelaskan terbongkarnya masalah ini bermula dari laporan orang-tua korban pada pihak berwajib.

“Kami terima laporan dari bapak korban jika anaknya udah diperkosa. Kami udah mengamankan tiga orang. Masalah ini bermula dari korban yang dicekoki miras, ” kata Ruth Yeni pada wartawan di Polrestabes Surabaya, Senin (15/4/2019).

Dua dari tiga pemeran yang tertangkap masih tetap dibawah usia. Sekarang kedua-duanya diberikan di Shelter Marsudi Putra. Sedang satu pemeran dewasa yang tertangkap ialah Rendi Ferdianto (26). Dia adalah masyarakat Simorejo 28, Simomulyo, Sukomanunggal, Surabaya.

Sekarang polisi masih tetap mengincar dua pemeran yang lain. Yang satu udah dewasa serta satunya masih tetap dibawah usia.

“Terduga RND kita tahan di rutan Polrestabes Surabaya. Kita proses dengan klausal 81 UU No 35 Tahun 2014 terkait perlindungan anak dengan intimidasi 5 maksimum 15 tahun,” tambah Ruth.

Pada wartawan Rendi mengakui pemerkosaan itu dijalankan dalam sebuah kamar kos. Dia mengakui kedua kalinya memperkosa korban.

“Kedua kalinya. Lantaran kerjakan itu satu area dengan yang lain,” kata Rendi.

Buat memperlancar kemauan bejatnya, Rendi serta kawan-kawan mencekoki korban dengan minuman yang udah digabung ramuan penambah stamina serta alkohol 70 prosen buat obat luka.

“Pertama sama (pemeran dibawah usia) kerjakan begitu tdk minum. Senantiasa sama (pemeran dibawah usia) tidak minum tetapi ya pula begitu, sama saya mengenai minuman itu masa itu saya ikut pula minum tetapi tidak mabuk,” kata Rendi.

Rendi tega memperkosa korban lantaran birahnya mencapai puncak waktu menyaksikan apa yang dijalankan banyak pemeran yang lain. Diluar itu, dorongan buat memperkosa korban pula menggelora berkat dia sering melihat video porno.

“Iya saya lihat video,” kata Rendi.

About admin