Home / berita umum / Datangi Mako Brimob Yogya, Pria Warga Sleman Bawa Tas Berisi Bahan Peledak

Datangi Mako Brimob Yogya, Pria Warga Sleman Bawa Tas Berisi Bahan Peledak

Datangi Mako Brimob Yogya, Pria Warga Sleman Bawa Tas Berisi Bahan Peledak – Polisi mengamankan RDY, seseorang pria masyarakat Sleman sebab membawa tas berisi disangka bahan peledak di Mako Brimob Polda DIY, di Baciro, Kota Yogyakarta. RDY langsung digelandang ke Mapolda DIY, Jalan Padjajaran Ringroad Utara, Sleman untuk melakukan kontrol.

“Jam 09.30 sudah ditangkap seseorang lelaki, RDY masyarakat Sleman, pekerjaan swasta. Mendatangi Mako Brimob bertanya alamat, oleh anggota kita lalu ditangkap sebab seperti SOP yang diaplikasikan di kantor kita, semua yang bertandang ke kantor kita check, di tasnya diketemukan beberapa bahan atau barang peledak,” kata Direktur Reskrimum Polda DIY, Kombes Pol Hadi Utomo pada wartawan di Mapolda DIY, Selasa (12/3/2019) sore.

“Ada 35 butir peluru, 9 salah satunya peluru hampa. Tetapi masih tetap di teliti macamnya apakah, tipenya apakah serta peruntukan senjatanya untuk apakah. Mesti di teliti, diyakinkan, sebab untuk kebutuhan penyelidikan,” sambungnya.

Polisi sudah membuat laporan polisi mode A menjadi basic kontrol pada RDY. Akan tetapi sampai sekarang polisi belumlah dapat menyimpulkan apakah motif, dari tempat mana asal serta akan digunakan untuk apakah beberapa barang yang dibawa RDY itu. Termasuk apa RDY berkaitan grup spesifik.

“Statusnya saat ini dikerjakan penyidikan atas pendapat orang yang membawa bahan peledak. Kita belumlah dapat yakinkan itu pun bawa serta magasin ataulah bukan. Tidak ada pistol atau benda tajam yang lain,” terangnya.

Selain itu berdasar pada hasil kontrol awal, info RDY dimaksud polisi beralih-alih. Polisi juga akan menggandeng dokter untuk mengecek keadaan kejiwaan RDY.

“Kita panggil dokter untuk yakinkan pun kejiwaannya. Ada inkonsisten info, keterangannya beralih-alih, hingga kontrol awal menghabiskan waktu,” papar Hadi.

“Untuk sesaat ada beberapa barang yang cukuplah bukti untuk kita sangkakan kelak menjadi barang yang kepemilikannya mesti ada izin, yakni barang bahan peledak. Sebab peluru atau amunisi termasuk juga bahan peledak, sesaat dipakai UU Darurat Nomer 12 Tahun 1951,” paparnya.

About admin