Home / kebudayaan / Dibalik Dandanan Ondel-Ondel yang Mistik

Dibalik Dandanan Ondel-Ondel yang Mistik

Jika sebuah acara seperti pernikahan Betawi digelar, kehadiran Ondel-Ondel menjadi salah satu atraksi yang menarik perhatian. Dengan iringan lagu, tarian khas ondel-ondel, baju tabrak warna, hingga petasan, suasana menjadi meriah.

Tetapi kemeriahan tersebut ternyata bukanlah esensi keberadaan ondel-ondel. Di balik rupa serta dandanan meriahnya, ondel-ondel mempunyai makna mendalam serta berbau mistik. Sebagai pengusir bala menempatkan Ondel-Ondel dalam acara resmi atau sakral, seperti pernikahan, peresmian tempat tinggal baru, atau upacara lainnya.

Namun, semenjak berubah nama menjadi Ondel-Ondel serta dipopulerkan dengan lagu yang dinyanyikan Benyamin Sueb pada era 1970-an, sepasang boneka tersebut lalu menjadi ciri dasar budaya Betawi. Bukan hanya ciri budaya, ondel-ondel menjadi hiburan masyarakat untuk menyambut tamu pada acara-acara sakral tersebut.

Tetapi perubahan bentuk modern tidak serta merta menghilangkan kisah mistik dari Ondel-Ondel sebagaimana penuturan Hasanuddin serta Andri Black, sedikit dari seniman Ondel-Ondel yang tersisa.

Hasanuddin, yang sudah mengikuti jejak orang tuanya menjadi seniman Ondel-Ondel serta gambang kromong semenjak bangku Sekolah Dasar pada awal 1990-an, menceritakan pengalaman mistik tentang boneka kayu tersebut.

Dikarenakan Ondel-Ondel diyakini mempunyai ‘isi’, maka orang-orang dahulu percaya jika ada Ondel-Ondel, sebaiknya jangan usil terhadap boneka tersebut dikarenakan Hasan mempunyai pengalaman ada yang kesurupan sampai malam karena hal tersebut.

About admin