Home / indonesia / Ibu Angkat Engeline Harus Lebih Sabar |Peristiwa

Ibu Angkat Engeline Harus Lebih Sabar |Peristiwa

Ibu Angkat Engeline Harus Lebih Sabar |Peristiwa Dari para penghuni dalam lapas kelas II A Kerobokan, Bali cuma terpidana pembunuhan Engeline yang tak meraih remisi. Ibu angkat mendiang bocah itu, Margriet Christina Megawe, divonis seumur hidup.

hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kementerian Hukum & HAM Propinsi Bali, N Putra Surya Atmaja, Selasa 16/8. Berdasarkan keputusan, kata ia, terpidana seumur hidup tidak mampu mendapat remisi. Kalau mau mendapati remisi, sehingga terpidana seumur hidup mesti mengalihkan hukumannya ke pidana sementara jadi maksimal 20 tahun penjara.

“Itu diatur syaratnya. Dalam KUHAP pun diatur. Menjadi beliau mesti dialihkan dahulu hukumannya, dari pidana penjara seumur hidup ke pidana sementara maksimal 20 tahun penjara,” kata Atmaja.

Merujuk kepada ketetapan, satu orang mau mengalihkan hukumannya pada pidana sementara maksimal 20 tahun penjara mesti menjalani periode hukuman sekurang-kurangnya lima tahun.

“Kalau berkelakuan baik lima tahun berturut-turut sanggup ajukan (pidana sementara). Mengajukan perubahan musim hukuman itu pada Kementerian Hukum & HAM,” papar Atmaja.

Atmaja menyambung, indikator berkelakuan baik layaknya diatur dalam keputusan itu, ialah selagi lima th menjalani hukuman seorang tersebut aktif laksanakan pembinaan pada narapidana lain.

About admin