Home / kesehatan / Ini Dia Masalah Telat Menstruasi Tapi Tidak Hamil

Ini Dia Masalah Telat Menstruasi Tapi Tidak Hamil

Memang cukup banyak kasus kalau seorang wanita telrlambat datang bulan atau biasa disebut dengan menstruasi. Terlambat menstruasi bisa jadi merupakan tanda kehamilan, atau karena masalah kesehatan lain yang membuat wanita telat datang bulan. Namun, apakah sebenarnya masalah jika wanita terlambat menstruasi namun tidak hamil? Baca tulisan dibawah ini selengkapnya.

Situasi normal

Ovarium pada taraf normal bakal melepaskan satu sel telur pada periode satu bulan sekali, dan sekitar 14 hari usai sel telur dilepaskan, kalau tak dibuahi, lapisan dalam rahim dipastikan bakal meluruh dan masa menstruasi pun akan dimulai saat itu.

Kala ovarium tak melepaskan sel telur seperti biasanya, rahim yak bakal mampu merespon tanda-tanda yang ia perlukan untuk mengalami masa menstruasi.

 Kalau tak mengalami menstruasi selama tiga bulan secara beruntun dan tes kehamilan menyatakan hasil yang negatif, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter spesialis. Sehingga dokter dapat mengevaluasi secara menyeluruh, jikalau ada sesuatu yang salah dengan organ intim Anda.

Gangguan tiroid

Kalau bagian kelenjar tiroid, yang mengatur metabolisme tubuh tak bekerja dengan maksimal, jadwal menstruasi sendiri bakal terganggu. Gejala lainnya dari masalah tiroid yakni kelelahan yang berlenih, rambut rontok, bertambahnya berat badan, dan merasa dingin secara terus menerus saat orang lain merasa nyaman dengan suhu disekitar.

Kebanyakan hormon prolaktin

Anda mungkin tak mendapati satu periode datang bulan atau bisa lebih kalau memproduksi hormon prolaktin dalam takaran yang tinggi yang tak wajar. Tubuh perempuan lazimnya membuat prolaktin ketika sedang menyusui, dan itu sebabnya menstruasi umumnya tak terjadi saat masa Ibu sedang menyusui. Kalau hal inilah yang terjadi, Anda bakal melihat adanya cairan layaknya susu di puting payudara Anda. Situasi ini umumnya dapat diatasi dengan obat-obatan saja.

Adanya Sindrom ovarium polikistik

Situasi ini berpengaruh terhadap hormon yang melepaskan sel telur yang telah matang. Pada perempuan yang mengalami masalah sindrom ovarium polikistik, sel telurnya tetap ada di ovarium, sebab itu tak bakal terjadi pembuahan. Gejalanya umumnya diawali dengan siklus menstruasi yang tak teratur dalam waktu yang cukup lama.

Jikalau Anda mengalami masalah terlambat menstruasi namun hasil tesnya negatif alias tidak hamil, atau menstruasi Anda tak teratur, konsultasikan masalah tersebut pada dokter untuk mengetahui apakah Anda hamil atau tidak, dan untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi kalau Ibu tak hamil.

About admin