Home / Uncategorized / KUHAP Memberi Kewenangan Pada KPK Penahanan Setya Novanto

KUHAP Memberi Kewenangan Pada KPK Penahanan Setya Novanto

KUHAP Memberi Kewenangan Pada KPK Penahanan Setya Novanto – KUHAP memberi kewenangan pada KPK untuk lakukan penahanan pada Setya Novanto sepanjang 120 hari atau sekitaran 4 bln.. Saat itu bisa dipakai KPK untuk merampungkan kontrol berkaitan Novanto sebelumnya berkasnya dilimpahkan ke pengadilan.

” Bila sistem penahanan di penyidikan itu maksimum ada saat 20 hari, dapat diperpanjang 40 hari, diperpanjang 30 hari, dapat diperpanjang 30 hari sekali lagi, ” sebut Kabiro Humas KPK Febri Diansyah, Senin (20/11) tempo hari.

” Jadi sekitaran 120 hari untuk pidana dengan ancaman sekitaran diatas 9 th.. Jadi memanglah ada beberapa keadaan spesial yang bisa saja oleh KUHAP kita, ” paparnya.

Ketentuan tentang penahanan itu termaktub dalam KUHAP di Pasal 24, Pasal 25, serta Pasal 29. Lantas, apakah KPK juga akan menggunakan saat 120 hari menahan Novanto atau malah percepat sistem supaya selekasnya sidang?

” Keinginan kita dengan, masalah ini jadi lebih cepat usai. Terlebih bila semuanya yang telah kita panggil ingin menolong dengan tidak berbelit-belit, jadi problemnya juga akan jadi lebih simpel, ” ucap Wakil Ketua KPK Saut Situmorang pada detikcom, Selasa (21/11/2017).

Saut menyebutkan apabila penyidik serta penuntut KPK senantiasa bekerjasama untuk mempersiapkan taktik perlakuan satu masalah. Terlebih, penyidik serta penuntut KPK ada dalam satu atap hingga koordinasi semakin lebih gampang dikerjakan.

” Penyidik serta penuntut senantiasa diskusi mengenai bagaimana taktik serta taktis merampungkan satu masalah. Mereka dapat berjumpa setiap saat dalam soal ada dinamika yang tinggi dalam tiap-tiap perubahan data serta info baru, ” sebut Saut.

Menilik ke belakang, ada 3 tersangka masalah korupsi e-KTP yang lebih dahulu melakukan sidang dibanding Novanto. Status ketiganya juga saat ini telah terdakwa yakni Irman, Sugiharto, serta Andi Agustinus dengan kata lain Andi Narogong.

Bahkan juga untuk Irman serta Sugiharto juga telah divonis di pengadilan tingkat pertama. Diluar itu, vonis di tingkat banding juga telah dijatuhkan pada keduanya.

Dalam masalah itu, Sugiharto adalah tersangka pertama yang diputuskan KPK. Tetapi dia baru ditahan sekitaran 2, 5 th. lalu oleh KPK yakni pada Rabu, 19 Oktober 2016.

Lalu, Irman ditahan KPK pada 21 Desember 2016. Baik Sugiharto ataupun Irman disidang berbarengan. Dakwaannya dibacakan pada 9 Maret 2017 atau lebih kurang 3 bln. mulai sejak hari pertama Irman.

Untuk Andi Narogong, penahanan dikerjakan pertama kalinya pada 24 Maret 2017. Waktu itu Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan yang segera mengemukakan penahanan Andi.

” KPK sudah lakukan penahanan pada tersangka AA dalam masalah e-KTP, ” ucap Basaria waktu itu.

Nyaris 4 bln. lalu, Andi melakukan sidang perdananya yakni pada 14 Agustus 2017 di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta.

Dari kenyataan itu diatas, dapat dimaksud KPK memakai wewenangnya dalam soal penahanan pada tersangka semaksimal mungkin saja. Lantas apakah taktik yang sama juga akan diaplikasikan KPK dengan menahan Novanto hingga batas saat yang ditetapkan KUHAP?

About admin