Home / indonesia / Penjelasan Kapolri Terkait Simbol PKI yang Mirip Lambang Grup Musik

Penjelasan Kapolri Terkait Simbol PKI yang Mirip Lambang Grup Musik

Polisi sempat mengamankan pedagang yang menjual kaos dengan gambar mirip palu arit di Blok M, Jakarta Selatan. Tetapi mereka dipulangkan sesudah tidak terdapat unsur makar terkait penjualan kaos itu.

Salah satu alasannya dikarenakan lambang pada kaos tersebut tidak merujuk kepada lambang Partai Komunis Indonesia (PKI), tetapi logo sebuah grup band metal yang berasal dari Jerman bernama Kreator.

Kapolri Jenderal Badrodin Haiti usai rapat di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (10/5/2016) menjelaskan jika banyak orang yang berasumsi komunisme saat melihat lambang palu arit dimana hal tersebut terjadi dalam kasus ini. Badrodin menyatakan jika yang dilarang dari PKI yaitu ajarannya, sebagaimana tertuang di dalam Tap MPRS Nomor 25 Tahun 1966 tentang pembubaran PKI serta larangan penyebaran maupun pengembangan paham-paham komunisme, Leninisme serta Marxisme.

Polri perlu mengantisipasi munculnya bentuk-bentuk ajaran Komunisme, Leninisme atau Marxisme tersebut, dimana salah satunya dapat dalam bentuk atribut kaos. Karena itulah guna memastikan tidak ada unsur makar, Polri melakukan kajian terlebih dahulu permasalahan lambang palu arit tersebut.

Presiden Joko Widodo sendiri siang tadi telah memanggil Kapolri, Panglima TNI, Kepala BIN serta Jaksa Agung guna membahas perihal kemunculan bentuk-bentuk komunisme. Apabila terbukti maka dapat dipakai pendekatan hukum.

About admin