Home / berita umum / Peringatan Bahaya IMF

Peringatan Bahaya IMF

Peringatan Bahaya IMF – Dana Moneter Internasional (IMF) jadi obyek khusus pasar keuangan dunia sehabis Senin (21/1/2019) lalu lembaga yg bermarkas di Washington, Amerika Serikat (AS), itu melaunching perkiraan ekonomi global yg suram.

Untuk kali ke-2 dalam cuman tiga bulan, IMF turunkan perkiraan perubahan ekonomi dunia.
Dalam World Economic Outlook Up-date yg peluncuran pada pertemuan sejumlah pemimpin dan pelaku bisnis dunia di Davos, IMF memproyeksikan ekonomi global bakal tumbuh 3,5% di 2019 dan 3,6% di 2020. Perkiraan itu turun semasing 0,2 dan 0,1 poin rasio dari perkiraan yg dijelaskan di Oktober tempo hari.

Lembaga ini menggarisbawahi pelemahan ekonomi China yg lebih dalam dari perkiraan dan kesempatan Brexit tdk ada perjanjian atau no deal berubah menjadi efek dari poyeksinya yg kemungkinan kronis guncangan di pasar keuangan.

Ekonomi China tumbuh 6,6% tahun tempo hari, laju terlemahnya sejak 1990.
“Sehabis dua tahun alami perubahan yg kuat, perekonomian dunia saat ini melambat lebih dari yg diperkirakan dan efek makin bertambah,” kata Direktur Pelaksana IMF Christine Lagarde pada sebuah pertemuan wartawan, Senin, dilansir dari Reuters.

“Apakah itu berarti krisis global di muka mata? Tdk. Namun, efek penurunan perubahan global yg lebih tajam telah makin bertambah,” ujarnya.

IMF saat ini meramalkan zona euro bakal tumbuh 1,6% di 2019 atau turun 0,3 poin rasio di banding perkiraan semula dan 1,7% tahun depannya.

Revisi terdalam berjalan untuk perkiraan perubahan ekonomi Jerman di 2019 yg diperkirakan di sekitar 1,3% atau anjlok 0,6 poin rasio lantaran standar emisi baru untuk mobil yg dipraktekkan di negara yg demikian mempercayai bagian otomotifnya itu, tulis laporan itu.

Walaupun begitu, IMF mengawasi perkiraan perubahan untuk AS dan China yg 1 tahun paling akhir terbelit sengketa perdagangan.

AS diperkirakan bakal tumbuh 2,5% tahun ini dan 1,8% di 2020 waktu dampak stimulus fiskal mulai menghilang dan kala suku bunga rekomendasi dengan temporer ada di atas suku bunga netral.

IMF juga tdk membuat perubahan perkiraan perubahan China di 6,2% untuk tahun ini dan 2020 namun memperingatkan apabila pekerjaan ekonomi bakal meleset dari perkiraan apabila perang dagang bersambung.

“Seperti yg nampak di 2015-2016, kekuatiran berkenaan situasi kesehatan ekonomi China dapat menimbulkan aksi jual yg tdk dikira dan luas di pasar keuangan dan komoditas yg memojokkan rekan dagang, exportir komoditas, serta sejumlah negara berkembang yg lainnya,” tulis lembaga itu.

About admin