Home / internasional / Tokoh Muslim AS: Muhammad Ali Hadiah Umat yang Merindukan Kesetaraan

Tokoh Muslim AS: Muhammad Ali Hadiah Umat yang Merindukan Kesetaraan

Ribuan orang menghadiri salat jenazah petinju legendaris Muhammad Ali yang digelar di Freedom Hall, Kentucky Exposition Center, Louisville, Kentucky, AS. Setelah salat, sejumlah kerabat serta teman dekat pria bernama asli Classius Clay Jr menyampaikan pidato perpisahan.

Cendekiawan muslim Amerika, Shermane A Jackson, dalam pidato yang ditayangkan stasiun televisi Fox News, Kamis (9/6) malam waktu setempat atau Jumat (10/6/2016) waktu Indonesia menyatakan jika perginya Muhammad Ali meninggalkan kesedihan serta kesunyian untuk semua yang ditinggalkan. Akan tetapi kenangan yang ada memunculkan beragam perasaan. Jika Tuhan ingin dia di dekat-nya maka memang saatnya Ali kembali kepada-Nya.

Jackson menyatakan rasa belasungkawa buat anggota keluarga Ali serta semua penggemarnya di seluruh dunia, tidak peduli dari berbagai suku bangsa, warna kulit maupun agama. Karena semasa hidup Ali memang terkenal sebagai sosok yang menjunjung tinggi kesetaraan bagi tiap manusia.

Dia menyatakan, Ali bukan sekedar hadiah untuk keluarga, tetapi untuk seluruh umat manusia di penjuru dunia yang merindukan kebebasan serta kesetaraan. Ali pun milik Amerika yang sudah diubahnya menjadi negara yang mampu menawarkan kebebasan serta kesetaraan untuk rakyatnya.

Sesudah Jackson, pidato disampaikan oleh aktivis dan intelektual muslim AS Dalia Mogahed dan terakhir oleh seorang wanita bernama Khadijah Sharif-Drinkard.

About admin